Seorang siswa kos setiap bulannya dikirimi uang oleh orang tuanya sebesar Rp 300.000,- tetapi dia tidak merasa cukup, kadang-kadang dia meminjam lagi kepada temannya, juga mengutang ke warung yang lainnya. Dihitung-hitung tiap bulan dia menghabiskan uang sekitar Rp 5.000.000,-. Dia itu seperti besar pasak dari pada tiada tiang ( besar pengeluaran dari pada pendapatan).
Kalimat Peribahasa
Cinta! Saat menggumamkan kata ini hati gue sedikit berdebar, karena di sana terdapat Tanya, masih ada nggak sih cinta buat gue?Cerita ini sangat gue mulai pada pertengahan perjalanan dalam mencari dan memperoleh cinta sejati.Sewaktu duduk di kelas tiga suatu SMU negeri yang lumayan elit dan lumayan keren di kawasan Jakarta Selatan. Perasaan gue tertubruk pada seorang cowok yang lumayan keren, lumayan ganteng, dan lumayan popular. Pokoknya lumayanlah! Biarpun dia adik kelas gue, namun tampang imut yang rada mirip Aaron Carter (kata banyak orang lho!) nggak kalah sama cowok-cowok keren angkatan gue.Gayung pun bersambut. Ternyata cowok keren idaman cewek-cewek sekolah itu punya perasaan sama dengan gue. Senangnya. Akhirnya si tomboy ini kesampaian juga mendampingi ‘Arjuna’ gagah nan tampan itu (berlebihan banget ya!). meskipun satu sekolah menjuluki kami sebagai pasangan kopi susu, sebab si cowok yang putih bersih, sedangkan gue berkulit gelap, dekil, dan sedikit tak terawat. Tapi bukan di situ permasalahannya. Cowok itu ternyata kasar tiada tara, begitu tangan ringan. Sampai-sampai cinta yang gue miliki buat dia berubah menjadi ketakutan,trauma dan dendam. Setelah dua tahun terus bertahan dalam kegalauan dan rasa tertekan, akhirnya cinta kami hancur lebur,bukan karena gue menyerah tapi karena dia selingkuh.Namun entah kenapa hati gue justru sangat lega. Beban dan perasaan tertekan hilang perlahan. Gue rela pergi tinggalin dia. Tanpa air mata. Justru, pengkhianatan itu membangkitkan gue dan membuka mata gue bahwa ada yang lebih penting dari segi fisik manusia.Gue mencoba bangkit. Menjalin hubungan dengan beberapa pria. Meski selalu gagal atau tak pernah bertahan lama.Di tengah keputusan mencari the real Arjuna, hati ini tersangkut jala penuh cinta seorang yang bacrit (banyak cerita). Meskipun tingkahnya membuat beribu bibit rindu tertanam perlahan. Puitis. Itulah kenyataan yang terjadi.Namun rintangan dan tantangan pun datang. Cowok satu ini sangat playboy dan mudah tergoda wanita lain. Meski udah tahu gitu, hati gue tetep teguh. Gue bakal terus berjuang ngebuktiin bahwa dia adalah cowok baik, setia dan bisa membuat gue bahagia. Karena cinta yang ini beda. Penuh tekad dan perjuangan. Kegigihan itu membuahkan dukungan dari taman-teman. Tapi mau dikata apa, baru genap usia hubungan kami masuk pada satu tahun delapan bulan (Oktober 2004), si dia terbukti (juga) selingkuh! Perih sekali hati ini. Benar-benar hancur. Rasa tidak percaya karena cewek brengsek yang menggoda cowok gue itu adalah adik kelas gue di kampus. Dan dia jelas-jelas tahu status dan kenal dengan gue. Meskipun dengan kondisi seperti itu, gue tetap menerima dan mencintai dia. Bodoh memang, tetapi cinta yang gue punya lebih besar dari segalanya. Tak lebih dari satu minggu hubungan hina mereka kandas. Cowok itu pun menjadi milik gue kembali, walau tidak kembali utuh karena hatinya pasti telah memiliki cabang.Kejadian tiga bulan lalu ini cukup membuat gue terhenyak. Berarti selama sebelas kali menjalin hubungan percintaan (semenjak SMP), empat kali diantaranya gue mengalami kejadian buruk seperti ini. Cinta yang gue anggap beda kali ini pun ternyata tak seindah harapan.Ternyata gue menemukan jawaban, selain batasan fisik ataupun harta ada yang membuat kehidupan manusia itu selalu indah yaitu cinta tulus dan kesetiaanJadi, masih ada nggak sih cinta buat gue?
deChA CuTe, , ,
PUISI LAMA Pantun Jenaka Berderak-derak sangkutan dacingBagaikan putus di impit lumpingBergerak kumis kucingMelihat tikus bawa senapang Pantun NasehatAsam kandis asam gelugurKetiga asam riang-riangMenangis di pintu kuburTeringat badan tidak sembahyang Pantun Teka-tekiBurung nuri burung daraTerbang ke sisi taman kayanganCobalah cari wahai saudaraMakin diisi makin ringan Pantun RemajaIkan batu diatas baraPohon selasih di tepi kotaPikiran buntu badan sengsaraBila kekasih tiada di mata SYAIR JALALUDDIN Jika engkau tidak mempunyai ilmu dan hanya prasangkaMilikilah prasangka yang baik tentang Tuhan,itulah jalannyaJika engkau hanya mampu merangkakMaka merangkaklah kepada-Nya!Jika engakau tidak mampu berdo’a dengan khusyuMaka persembahkanlah do’amu yang kering,munafik dan tanpa keyakinanKarena Tuhan dalam Rahmat-Nya tetap menerima mata yang palsumuJika engkau mempunyai seratus keraguan kepada TuhanMaka kurangilah jadi 99 saja,itulah jalannya! Wahai pejalanWalau kau telah 100 kali ingkar janji datanglah lagi!Karena Tuhan telah berfirman“Ketika engkau mengkasa ataupun terpuruk dalam jurang, ingatlah kepadaku karena akulah jalan itu”. KARMINA Aku tidak mau bunga mawarYang ku mau bunga melatiAku tidak mau cinta sebentarYang ku mau cinta sejati GURINDAM Jika kamu ingin pintarBelajarlah dengan benar Kalau kita main cintaHarus siap menderita Jangan kamu bermain apiKalau tidak ingin mati PUISI BARU Karangan Sendiri KERINDUANKU Masihku berselimut gundahHari-hariku berlalu dalam detak jantungTak berirama bercerai beraiJiwaku berjalan tanpa arahJika ada yang ingin kuraihDalam sepi hanyalah SatuSenyummu disetiap pagiSayang….Cahaya kulihat semakin pudarHarap tinggal gulitaYang tak bisa kuraba lagiBukan salahmu jika aku pergiSemua karena aku takMampu menyamai benih rindu diladang hatimu Puisi dari kata-kata judul lagu Saat kau hadir dalam hidupku Hari-hariku sangat begitu indahKau adalah belahan jiwakuAku tak bisa hidup tanpamuTapi mengapa kau tinggalkan aku?Andai kau tau…Aku di sini masih mengharapkanmuRasa sayangku kepadamu tidak akan pudarAku akan tetap menjaga hati ini untukmuMaafkan aku,mungkin aku tidak sempurna untukmuSemoga kamu bahagia selaluAku akan mengenangmu dalam mimpi-mimpiku
KERINDUANKU
Masihku berselimut gundah
Hari-hariku berlalu dalam detak jantung
Tak berirama bercerai berai
Jiwaku berjalan tanpa arah
Jika ada yang ingin kuraih
Dalam sepi hanyalah Satu
Senyummu disetiap pagi
Sayang….
Cahaya kulihat semakin pudar
Harap tinggal gulita
Yang tak bisa kuraba lagi
Bukan salahmu jika aku pergi
Semua karena aku tak
Mampu menyamai benih rindu diladang hatimu
Halo dunia!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!